TRANSFORMASI PERILAKU KONSUMEN

Nadhea Meivelia Cipta

20010078

----------------------

P E R I L A K U   K O N S U M E N

Transformasi Perilaku Konsumen

Transformasi perilaku konsumen adalah perubahan dalam cara konsumen berperilaku, berbelanja, dan berinteraksi dengan produk atau layanan tertentu. Perubahan tren pemasaran, di sisi lain, merujuk pada pergeseran dalam strategi dan taktik pemasaran yang digunakan oleh perusahaan untuk menjangkau konsumen. Untuk menghadapi perubahan yang selalu terjadi, perusahaan harus terus-menerus mempelajari perilaku konsumen dan memahami tren pemasaran terkini. Posisikan diri terlebih dahulu sebagai produsen. Dimana produsen perlu melihat potensi pasar melalui 5W+ 1H



Dimana perusahaan perlu beradaptasi dengan cepat dan mengadopsi strategi pemasaran yang relevan dengan preferensi dan kebutuhan konsumen yang berubah. Hal ini yang mendasari adanya perilaku konsumen. Dengan adanya perilaku konsumen diharapkan perusahaan mampu memahami faktor apa saja yang berubah sehingga upaya pemasaran dapat diselaraskan, mampu bertahan, dan terus melakukan inovasi.

Apa itu perilaku konsumen?

Perilaku konsumen merupakan perilaku yang diperlihatkan konsumen untuk mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi, dan menghabiskan produk dan jasa yang mereka harapkan akan memuaskan kebutuhan mereka. Perilaku ini termasuk suatu studi unit pembelian dan proses pertukaran yang melibatkan perolehan konsumsi dan pembuatan barang dan jasa, pengalaman, serta ide. Perilaku konsumen merupakan proses dinamis yang mencakup perilaku konsumen individual, kelompok, dan anggota masyarakat yang terus menerus mengalami perubahan. Asosiasi Pemasaran Amerika mendefinisikan perilaku konsumen sebagai interaksi yang dinamis mengenai perasaan, kognisi, perilaku, dan lingkungan dimana individu melakukan pertukaran dalam berbagai aspek di dalam kehidupannya (Peter dan Olson, 2015:5). Perilaku konsumen dapat disimpulkan sebagai proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan atau pengenalan produk, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian atau penilaian demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen menjadi hal yang mendasari konsumen dalam membuat keputusan pembelian.

Strategi Pemasaran dan Perilaku Konsumen

Terdapat dua elemen penting dari arti perilaku konsumen, yaitu:

  1. Proses pengambilan keputusan
    Menurut Schiffman dan Kanuk (2007: 16) pengambilan keputusan dapat dipandang sebagai suatu sistem yang terdiri dari input, proses, dan output. Berikut beberapa tahapan dalam proses pengambilan keputusan pembelian, antara lain:

    ·       Mengenali kebutuhan, ini merupakan tahap awal dimana konsumen mengenali kebutuhannya. Pada tahap ini produsen perlu mengidentifikasi keadaan yang dapat memicu timbulnya kebutuhan konsumen. Misalnya, pada saat pandemi dibutuhkan beberapa perlengkapan kesehatan seperti masker yang menjadi kebutuhan pokok.

    ·       Mencari informasi, saat ini sebelum memutuskan membeli sesuatu konsumen menjadi lebih kritis terhadap informasi produk mulai dari komposisi produk, harga produk, sampai dengan penilaian produk dari pengguna sebelumnya. Hal ini dilakukan oleh konsumen untk mengidentifikasi produk yang ingin dibeli.

    ·       Mengevaluasi alternatif, informasi yang diperoleh dari proses sebelumnya dapat menjadi bahan evaluasi pertimbangan konsumen untuk mengambil keputusan serta menentukan alternatif jika produk yang dibutuhkan tidak tersedia.

    ·       Mengambil keputusan, setelah melalui evaluasi dan pertimbangan final, konsumen mengambil keputusan. Ada dua faktor yang memengaruhi keputusan membeli dan tujuan pembelian, yaitu sikap orang lain, dan fakto situasional yang tidak dapt diprediksikan.

    ·       Evaluasi paska pembelian, setelah membeli dan menggunakan produk, konsumen akan menilai apa yang didapatkan dari produk tersebut. Hal ini menjadi dasar kepuasan konsumen. Mulai dari proses transaksi pembelian yang mudah sampai dengan manfaat yang didapat dari produk yang digunakan.


  2. Kegiatan fisik yang melibatkan individu dalam menilai, mendapatkan dan menggunakan barang dan jasa ekonomis (Swastha, 1990).
Marketing Mix 7P

  • Product (produk)
    Produk merupakan sesuatu yang ditawarkan oleh produsen. Produk dapat berupa barang atau jasa. Dalam pembuatan produk dibutuhkan riset pasar agar sesuai dengan target konsumen yang dituju.
  • Price (harga)
    Harga harus sesuai dengan nilai produk dan mampu disesuaikan dengan target pasar. Penentuan harga juga memerlukan pertimbangan faktor biaya produksi, margin keuntungan, serta strategi pemasaran yang digunakan.
  • Place (tempat)
    Tempat mengacu pada distribusi bagaimana produk dapat sampai kepada konsumen. Perusahaan harus memastikan tempat yang strategis yang mudah dijangkau oleh konsumen.
  • Promotion (promosi)
    Promosi merupakan aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan untuk memasarkan produknya. Tujuan dari promosi adalah untuk menarik perhatian konsumen, meningkatkan brand awareness, serta meningkatkan penjualan.
  • People (orang)
    People merupakan siapa-siapa saja yang terlibat dalam aktivitas bisnis. Mulai dari produsen yang memproduksi produk, distributor yang menyampaikan produk, serta konsumen yang menggunakan produk.
  • Process (proses)
    Proses mencakup prosedur dan kebijakan yang diterapkan oleh perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Proses yang baik dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan, serta meningkatkan kepuasan konsumen.
  • Physical Evidence (bukti fisik)
    Bukti fisik menjadi perhatian konsumen saat ini yang lebih menuntut atau sangat memerlukan bukti fisik saat mengkonsumsi jasa atau pelayanan yang lebih tinggi serta untuk memberikan rasa aman kepada konsumen.

 

Referensi

Belajar, K., Di, L., Di, K. L., Koligatif, S., & Di, L. (2014). Modul 1 Modul 1. 1–36. http://repository.ut.ac.id/3891/1/EKSI4417-M1.pdf

Indonesia, I. B. dan T. (n.d.). Apa itu Marketing Mix? Mengenal Marketing Mix 7P! Retrieved July 23, 2023, from https://instiki.ac.id/2023/04/18/apa-itu-marketing-mix-mengenal-marketing-mix-7p/

Setianto, G., Wartini, S., Manajemen, J., & Ekonomi, F. (2017). Management Analysis Journal PENGARUH BUKTI FISIK DAN EMPATI TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN MELALUI KEPUASAN KONSUMEN. Management Analysis Journal, 6(4). http://maj.unnes.ac.id

Sinulingga, N. A. B., & Sihotang, H. T. (2023). Perilaku Konsumen Strategi dan Teori.

Utami, N. W. (2022). Marketing Mix 7P, Konsep Strategi Pemasaran Bagi Bisnis! https://www.jurnal.id/id/blog/2018-mengenal-7-konsep-mix-marketing-dalam-perusahaan-jasa/

 

Komentar

Posting Komentar

Most Popular